FC Barcelona dan Copa Del Rey

Posted: 12 Mei 2012 in Barcelona

Copa Del Rey

Copa del Rey adalah sebuah kompetisi sepak bola tahunan yang diperuntukkan untuk klub-klub sepak bola Spanyol. Nama lengkapnya adalah Copa de Su Majestad El Rey Don Juan Carlos I, berdasarkan nama Raja Spanyol yang memerintah saat ini, Juan Carlos I.

Kompetisi ini dimulai pada tahun 1902, ketika itu Carlos Padrós, yang kemudian menjadi presiden klub Madrid FC mengusulkan diadakannya kompetisi sepak bola untuk menandai dimahkotainya Alfonso XIII. Empat klub yang mengikuti kompetisi ini adalah: FC Barcelona, Club Espanyol de Foot-Ball, Club Vizcaya, dan New Foot-Ball de Madrid. Club Vizcaya berhasil mengalahkan FC Barcelona di babak final sekaligus menjadikan klub tersebut sebagai klub yang pertama menjuarai Copa del Rey.

Sebelum ada bentuk pertama dari La Liga yang muncul pada tahun 1928, kompetisi ini merupakan kejuaraan nasional. Tahun demi tahun, berbagai macam format, seperti pemakaian babak penyisihan grup juga pernah dipakai. Tidak seperti Piala FA, yang berhak masuk Copa del Rey dibatasi. Hanya tim dari La Liga (Divisi Utama), Seguda A, 23 tim dari Segunda B dan tim yang menjuarai Divisi Tercera yang berhak mengikuti kompetisi ini. Babak-babak awal, kompetisi memakai sistem one-off game (1 pertandingan) dengan tim yang berada di peringkat atau divisi yang lebih rendah diberikan home advantage (tuan rumah). Babak 32 besar sampai babak semifinal, kompetisi ini memakai sistem 2 pertandingan (kandang-tandang). Sementara babak final adalah menggunakan one-off game, tapi di tempat netral. Tim yang juara berhak mengikuti Piala Super Spanyol dan Piala UEFA musim depannya.

Daftar Pemenang CDR

Menuju Final CDR ke-36

Real Madrid boleh menguasai La Liga dalam sejarah. Sudah 31 gelar diboyong Los Blancos sejak La Liga pertama kali dimainkan. Sebaliknya, sang raja Copa del Rey adalah Barcelona. Klub asal Catalan adalah penguasa Piala Raja dengan 25 gelar. Jumlah ini bisa bertambah jika El Barca membekap Athletic Bilbao dalam laga final mendatang. Ya, dengan menekuk Valencia 2-0 dan lolos agregat 3-1, Barcelona mencatatkan rekor lolos ke final 36 kali sepanjang masa. Sebelumnya, mereka sukses memenangi 25 dari 35 partai final Copa del Rey.

Gelar pertama Barcelona di Copa del Rey terjadi pada tahun 1910. Kala itu, ada dua juara Copa del Rey, Barcelona dan Athletic Bilbao. Keduanya memang menjalani dua jalur terpisah karena terjadinya konflik antar klub. Barcelona memenangi Copa del Rey yang digelar oleh RFEF (yang dianggap resmi) sementara Bilbao memenangi Copa del Rey yang diselenggarakan oleh para klub yang bersengketa dengan RFEF. Gelar juara Piala Raja terakhir yang digapai Barcelona terjadi pada musim 2008/2009. Uniknya, kala itu mereka bersua dengan Athletic Bilbao, lawan yang sama dengan musim ini. Kala itu, Lionel Messi dkk. bisa membekap pasukan San Mames 4-1.

Sementara itu, final terakhir yang gagal diekseksusi Barcelona adalah final musim lalu. El Barca tewas oleh gol tunggal Cristiano Ronaldo.

Final tersebut menjadi noda dalam sejarah era kepelatihan Pep Guardiola. Inilah laga final pertama dan satu-satunya yang gagal dimenangi Pep. Partai final ini juga menjadi partai final pertama dan satu-satunya kala Barcelona tak bisa mencetak gol. Dalam 10 partai final era Pep, Barcelona senantiasa bisa membobol gawang lawan.

Kini, harapan untuk meretas asa kembali muncul. Dibandingkan Real Madrid yang sudah tertutup peluangnya untuk meraih treble winners, Barcelona masih bisa menggapai kejayaan seperti tahun 2009. Syaratnya tentu menaklukkan pasukan Marcelo Bielsa di final yang akan diselenggarakan pada 26 Mei 2012 nanti.

Final CDR ke-7 vs Bilbao

Dua tim terbanyak yang memenangi Copa del Rey kembali bersua di final. Dua tim yang belum pernah terdegradasi dari kompetisi teratas La Liga (bersama Real Madrid), beradu kekuatan di ajang yang sering dianggap sebagai ajang kelas dua. Barcelona vs Athletic Bilbao. Bukan kali ini saja keduanya dipertemukan takdir. Ya, sepanjang sejarah, Barcelona dan Athletic Bilbao sudah enam kali bertempur di partai final Copa del Rey. Barcelona memenangi empat laga, sementara Athletic Bilbao dua.

Partai final pertama terjadi pada tahun 1920. Kala itu Barcelona sukses menghempaskan Bilbao dengan skor 2-0. Adalah legenda El Barca, Paulino Alcantara yang memastikan kemenangan setelah Vicente Martinez mencetak gol pembuka.

Berikutnya, partai bertajuk balas dendam hadir di final 1932. Athletic Bilbao yang menghempaskan rekan sedaerah Barcelona, Espanyol, dengan agregat 12-1 di laga semifinal, datang dengan optimisme tinggi. Hasilnya gol tunggal Agustin Sauto Arana atau lebih akrab disebut Bata menjadi kunci keberhasilan pasukan Basque. Sepuluh tahun kemudian, 1942, kala itu, dengan label Copa del Generallismo, Barcelona membutuhkan perpanjangan waktu untuk membunuh Athletic Bilbao. Gol terakhir Martin membuat El Barca menang 4-3. Partai ini nyaris menjadi milik Bilbao karena hingga 10 menit terakhir, kedudukan masih 3-1 untuk mereka.

Tahun 1953, lagi-lagi keduanya bersua. Kali ini Barcelona kembali mengukir kemenangan. Laszlo Kubala sang pencetak gol terbanyak Barcelona sepanjang masa, turut menyumbang 1 gol untuk hasil 2-1 di Stadion Chamartin, Madrid. Sekian lama tak bersua, 31 tahun kemudian, tahun 1984, keduanya kembali berlaga di stadion kota Madrid. Santiago Bernabeu menjadi saksi kemenangan tipis 1-0 Bilbao untuk menyedikitkan agregat pertemuan menjadi 3-2.

Lagi-lagi butuh waktu panjang bagi Barcelona dan Bilbao untuk sepakat bersua di final. Musim 2008/2009, musim pertama rezim Pep Guardiola menguasai Spanyol dengan tangan besi gelar demi gelar, keduanya berhadapan.

Pertemuan kembali pada musim ini jelas akan menjadi duel panas. Barcelona dengan sederetan pemain mudanya akan berhadapan dengan pasukan lokal rakyat Basque yang berangkat ke lapangan dengan semangat berani mati. Siapakah yang layak menang?

Sejarah buruk Barca di Final CDR di Vicente Calderon

Resmi sudah. Bukan Santiago Bernabeu yang dipilih sebagai tempat partai final Copa del Rey. Meski mendapat kecaman dari Athletic Bilbao dan Barcelona, Los Blancos tetap bersikukuh untuk tidak meminjamkan stadion mereka dengan alasan perbaikan beberapa fasilitas. Entah ini kebetulan atau hanya alibi dari para pangeran Spanyol ?

Vicente Calderon. Markas Atletico Madrid inilah yang akan menjadi saksi duel dua klub peraih gelar Copa del Rey terbanyak.

Barcelona yang terakhir kali menjuarai Piala Raja pada musim 2008/2009 —kebetulan dengan menyikat Athletic Bilbao 4-1— berambisi mendapatkan gelar keempat mereka sepanjang musim ini.

Sebaliknya, Athletic Bilbao tak kalah memiliki sejarah. Mereka terakhir kali menjuarai Copa del Rey 28 tahun lalu. Kebetulan pula, kala itu Barcelona yang dilindas 1-0.

Bicara final di Vicente Calderon, Barcelona sedikit memiliki cerita yang menyesakkan. Di stadion yang dahulu bernama Estadio Manzanares ini, mereka hanya selamat sekali dari tiga percobaan di partai final Copa del Rey.

Final menyakitkan pertama bagi Barcelona di Vicente Calderon terjadi pada musim 1973/1974. Kala itu, Real Madrid meluluhlantakkan Blaugrana dengan skor telak 4-0. Tujuh tahun kemudian, Barcelona datang ke stadion berkapasitas kurang dari 55.000 itu dengan wajah tegak. Menghadapi Sporting Gijon di final Copa del Rey musim 1980/1981, El Barca mengatasi Sporting dengan angka 3-1. Namun, partai final terakhir Blaugrana sebelum 25 Mei 2012 mendatang, berjalan perih. Musim 1985/1986 kala Vicente Calderon kembali menjadi tempat pertumpahan darah partai final Piala Raja, Barcelona kembali tumbang. Kali ini, Real Zaragoza yang menerkam mereka 1-0.

Satu kemenangan dan dua kekalahan di partai puncak jelas bukan rekor yang baik untuk Lionel Messi dkk. saat menjalani partai final dua bulan lagi. Sementara itu, satu-satunya partai final Copa del Rey bagi Athletic Bilbao di Vicente Calderon terjadi pada musim 1976/1977. Ketika itu, Bilbao kalah dengan cara sangat perih. Bermain imbang 2-2 dengan Real Betis, pasukan San Mames tersingkir setelah kalah dalam drama adu penalti 8-7.

Maka, apa yang terjadi ketika dua penguasa bertemu di stadion angker yang tak bersahabat dengan mereka? Jawabannya hanya ada pada akhir bulan ini.

VISCA BARCA

Komentar
  1. rockinmarvin mengatakan:

    pas awal musim 2009/10 Barca juga ngelawan Bilbao di Mestalla. hayoo… nanti tanggal 25 Barca menang atau kalah??😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s